Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 42903
Pengunjung : 12016
Hari ini : 23
Hits hari ini : 57
Member Online :
IP : 3.227.233.6
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

ppws_online    yulianto_sri_utomo
Agenda
21 August 2019
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7

Honda Patenkan Mesin 2-tak Injeksi

Tanggal : 12-08-2015 10:16, dibaca 321 kali.




Tokyo, KompasOtomotif 
- Honda dikabarkan sedang mencoba membangkitkan kembali era kejayaan mesin bakar dua langkah (2-tak).Gizmag, akhir pekan lalu mengungkap Honda telah mengajukan aplikasi paten mesin 2-tak baru menggunakan teknologi injeksi langsung, pada awal Juli.

Mesin 2-tak lebih sederhana, lebih ringan, murah dan mudah perawatan, serta punya tenaga lebih besar per kapasitas ruang bakar dibanding mesin 4-tak. Namun seperti kita tahu kekurangannya yaitu mahal operasional dan berpolusi tinggi karena pembakaran oli samping.

Inilah alasan yang menjadi penyebab hampir semua manufaktur sepeda motor mulai meninggalkan mesin 2-tak. Selain itu, mesin jenis ini dianggap tak memenuhi kemajuan batas emisi kendaraan.

Dari gambar paten, sepertinya desain mesin baru Honda bisa memangkas kekurangan 2-tak lawas. Sistem injeksi terpasang di belakang silinder, injektor dirancang menyemprotkan bahan bakar ketika piston berada di titik paling atas. Gejala bahan bakar yang tidak terbakar lalu terbuang ke knalpot seperti 2-tak lawas bisa dikurangi, selain itu desain baru ini diyakini bisa membantu silinder dan piston lebih dingin.

Honda percaya desain ini bisa memangkas beberapa hal rumit yang ada pada rancangan mesin 2-tak lain. Keuntungan lain yaitu memangkas ongkos produksi dan perawatan serta membuatnya relevan untuk diproduksi massal.

Penulis : Febri Ardani Saragih
Editor : Azwar Ferdian

Sumber


Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas